Home » Artikel Motivasi, Featured, Headline

Pilih Tertekan atau Tertantang?

30 June 2012 1,510 views 6 Comments

Hidup adalah suatu pilihan adalah satu dari moto yang saya pegang. Dalam hidup kita harus membuat pilihan walaupun terkadang pilihan yang kita ambil itu berat, contohnya dalam menghadapi suatu tekanan hidup, kita bisa memilih untuk tertekan atau tertantang!

Mari kita simak kisah di bawah ini:

Alkisah ada dua orang manager (manager A dan B) yang sedang di omeli oleh atasannya (bos) karena penjualan perusahaannya menurun drastis di depan karyawan yang lain:

Bos: “Dasar kalian manager otak tai”

Bos: “Ngapain aja kerja kalian di kantor ini sampai-sampai penjualan kita menurun total”

Bos: “Jadi orang jangan tolol banget lah”

Bos: “Pergi sana, perusahaan ini bisa hancur kalo ada orang kayak kalian”

 

Secara normal orang akan tersinggung berat (tertekan) atas kelakuan si Bos, itulah yang dirasakan oleh Manager A. Ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut dan istirahat untuk beberapa waktu.

ps. Ingatlah orang lain juga manusia sama seperti Anda. Sebisa mungkin jangan menyinggung perasaan orang lain, apalagi mempermalukan mereka di depan orang lain karena jika itu terjadi, orang yang Anda singgung tadi bisa gelap mata.

 

Bagaimana dengan manager B? Well, siapa sih yang gak tersinggung digituin! Jelas manager B juga tersinggung, namun dalam hati manager B berkata “Awas ya! Kamu tidak pantas berkata seperti itu kepada saya, saya akan buktikan saya bisa lebih dari ini walaupun saya bekerja di perusahaan lain!

Dan saat si Manager B berhasil membuktikan kemampuannya, dia menemui bosnya yang lama, katanya:

“Terima kasih Pak, atas motivasi yang bapak berikan dulu saya bisa sehebat ini sekarang”

 

See, betapa indahnya jika kita bisa tertantang dalam situasi apapun?

 

Thing to learn today!

Balas dendam positif. Maksudnya: balasan terbaik yang bisa Anda lakukan kepada orang yang menghina Anda adalah saat Anda mampu menjadi LEBIH dari yang dia pikir Anda bisa lakukan!

 

Jujur saja, teori diatas sangat gampang untuk dicerna tetapi sangat sulit untuk dijalani. Saya sendiri mengalami masa-masa dimana lebih gampang merasa tertekan daripada menjadi tertantang!

Saat orang-orang ragu dan sering mempertanyakan kita,. BUKTIKANLAH bahwa Anda mempunyai potensi lebih dari itu.

Sebagai tambahan, jika Anda sedang ‘down’, ada sebuah film yang sangat bagus Anda tonton. Filmnya adalah The Pursuit of Happyness, sebuah film yang diangkat dari kisah nyata. Saya yakin film ini dapat memberikan Anda memotivasi.

Wish you best of luck my friend!

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

6 Comments »

  • Muha said:

    Ane pilih tertantang dah. dapet wejangan ini dari salah satu dosen PU, tapi lupa siapa yah, pas matrikulasi dulu.

    Ane sekarang masuk ke webnya mas Andri ajah buat motivasi ane logh, bahwa ane pingin ngalahin mas Andri segera :D

    Muha

  • andipandora said:

    benar-benar artikel yang memberikan isnpirasi…saya juga pernah mengalami hal seperti itu, tapi saya malah memilih mundur dan balik menghina,…mungkin saya salah tapi kadang manusia tidak bisa menahan emosi..just my opinion..:)

  • andriapriyadi (author) said:

    @Muha: Saya tunggu hari dimana Anda bisa kalahkan saya :)

  • andriapriyadi (author) said:

    @Andri: Yang penting kedepannya bro :)

  • puput said:

    thanks atas motivasinya ya sob emang bener yang ente katakan
    salam kenal

  • yogi wicaksono said:

    hehe…keren mas, banyak model bos yang begitu, justru karena orang2 seperti itu banyak yang termotivasi, tapi jangan sampai kita jadi model bos seperti itu suatu saat, bakal banyak kehilangan orang berpotensi

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.