Home » Featured, Headline, Lepas

Renungan Harian >> Sesuatu Tidak Selalu Kelihatan Sebagaimana Adanya

2 April 2010 268 views 3 Comments

RENUNGAN HARIAN Renungan Harian >> Sesuatu Tidak Selalu Kelihatan Sebagaimana Adanya Dua orang malaikat berkunjung ke sebuah rumah keluarga kaya. Keluarga itu sangatt kasar dan tidak mengijinkan kedua malaikat itu tidur di dalam ruang tamunya. Malaikat itu ditempatkan di kamar kecil yang ada di basement. Ketika malaikat hendak tidur, malaikat tua melihat bahwa ada dinding basement yang retak, lalu mereka memperbaikinya.

Malam berikutnya, kedua malaikat itu beristirahat di rumah keluarga petani miskin tapi sangat ramah. Dan petani itu mempersilakan kedua malaikat itu untuk tidur di kamarnya. Keesokan harinya malaikat menemukan petani itu dan istrinya menangis sedih karena sapinya terbaring mati.
Malaikat yang lebih muda geram dan bertanya pada malaikat yang lebih tua, “Mengapa kau membiarkan hal ini terjadi? Keluarga yang kaya itu memiliki segalanya dan engkau membantu menambalkan dindingnya, sedangkan keluarga petani yang miskin ini mengapa kau biarkan sapinya mati?”.
Malaikat yg tua berkata, “Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya. Ketika kita bermalam di sana aku melihat emas tersimpan di lubang dinding itu, karena orang kaya tersebut tamak maka aku menutup lubang dindingnya agar ia tidak menemukan emas itu. Tadi malam ketika kita tidur di kamar petani miskin itu, malaikat maut datang mau mengambil nyawa istrinya maka aku memberikan nyawa sapinya sehingga istrinnya tidak meninggal. Sesuatu tidak selalu kelihatan sebagaimana adanya“.

Renungan:

Kadang-kadang itulah yang kita rasakan ketika kita berpikir bahwa sesuatu tidak seharusnya terjadi. Semua hal yang terjadi adalah demi kebaikan kita. Kita mungkin tidak menyadari hal itu sampai waktunya tiba.

Baca juga artikel terkait berikut ini:

  • No Related Post
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

3 Comments »

  • arutemia said:

    mungkin banyak dari kita yang sering merasa susah dengan adanya musibah, padahal kita tidak pernah tahu apa hikamah yang terkandung adari musibah tersebut, sama seperti sapi sang petani yang mati dalam cerita tersebut.

  • renungan harian said:

    menarik, suka membaca dari sana juga y mas / mba ?
    GBU

  • andriapriyadi said:

    Haha,, lumayan lah kalo ada waktu sering juga mampir kesana, btw lam kenal ya!

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.